Inilah Perbedaan Kapulaga Putih Dan Hijau Dari India

Di Indonesia rempah bernama kapulaga sudah cukup familiar di pasar bumbu tradisional. Bentuknya bulat berwana putih dengan biji coklat kehitaman. Namun di dunia, ternyata dikenal kapulaga berwarna hijau berbentuk agak pipih panjang, apa saja perbedaan kapulaga putih dan hijau?

Selain tempat asalnya yang berbeda, kedua jenis kapulaga ini memiliki beberapa perbedaan lain yang akan diulas di sini. Kapulaga yang berwarna hijau karena berasal dari India, juga disebut sebagai “Kapol India”. Bentuknya yang tidak jauh berbeda, namanya yang mirip dan wanginya yang semerbak membuat orang Indonesia menerjemahkannya sebagai kelompok kapulaga.

Perbedaan Kapulaga Putih dan Hijau

Ada beberapa ciri perbedaan kapulaga putih dan hijau. Jika diperhatikan benar-benar, keduanya memang memiliki perbedaan mencolok. Selain kedua jenis ini yang membedakan tempat asalnya, ada beberapa varietas kapulaga lain yang termasuk dalam jenis kapulaga putih selengkapnya dalam ulasan berikut ini:

1. Ciri-Ciri

Kapulaga putih memiliki warna pitih kecoklatan atau krem berbentuk bulat. Di dalamnya terpisah 2 hingga 3 ruang yang berisi biji berwanra coklat gelap. Sedangkan kapulaga hijau berbentuk bulat panjang yang kedua ujungnya lancip. Jika di belah, dalam satu ruang ada beberapa biji berwarna putih kecoklatan yang berbaris dari atas ke bawah.

Kedua biji kapulaga ini memiliki bau yang khas semerbak. Sehingga biasa dijadikan paduan bumbu rempah bersama berbagai rempah lain. Namun kapulaga hijau memiliki bau yang jauh lebih kuat dari kapulaga putih. Maka tidak heran jika kapulaga hijau banyak dicari untuk campuran bumbu yang membutuhkan aroma kuat. Seperti kari India atau masakan Asia Selatan lain.

2. Tanaman

Perbedaan kapulaga putih dan hijau kedua pada tempat tumbuhnya. Kapulaga hijau terbiasa tumbuh di dataran tinggi, lebih dari 700 meter di atas permukaan air laut. Sehingga suhu tumbuh tanaman ini cenderung dingin karena berada di daerah lembah atau pegunungan.

Sedangkan kapulaga putih terbiasa tumbuh di dataran rendah. Tumbuhan rumpun yang menyerupai tanaman laos atau rempah lain. Namun bedanya, laos, kunyit, atau tumbuhan rempah lain berbuah melalui umbi. Sedangkan kapulaga buahnya tumbuh di permukaan tanah. Berupa tangkai bunga yang kemudian bebuah dalam setiap tangkai tersebut.

Untuk memanennya, tangkai buah dipotong menggunakan pisau dengan berhati-hati. Karena dibawah tangkai atau dompolan buah sering ada calon tangkai buah baru. Jika tidak sengaja terpotong atau terluka karena pisau, berarti tangkai tersebut gagal untuk berkembang dan dipanen.

Tanaman ini dapat dipanen setelah berumur sekitar 1,5 tahun. Jika bibit tanamannya bagus, bisa jadi dipanen lebih cepat. Masing-masing rumpun dapat menghasilkan sekitar 0,5-1 kilogram buah kapol basah. Ini ukuran normal untuk buah kapulaga putih.

Baca Juga : 6 Jenis Olahraga Simpel untuk Anda yang Super Sibuk

Perbedaan kapulaga putih dan hijau dari segi tanaman, secara anatomi tidak banyak perbedaan. Hanya pada bentuknya, tangkai buah kapulaga hijau lebih panjang dan buahnya tidak bergerombol. Meskipun sama-sama tangkai buahnya tumbuh dari tanah.

Selain kapulaga hijau, ada juga kapulaga hitam dari India Utara. Bentuknya mirip dengan kapulaga hijau. Untuk kepulaga putih karena merupakan tumbuhan asli dari Indonesia, sering disebut sebagai kapulaga jawa. Pada zaman dahulu, kapulaga dikenal sebagai salah satu komoditas perdagangan penting karena digunakan sebagai alat tukar pengganti uang.

3. Harga

Dari segi harga, perbedaan kapulaga putih dan hijau sangat mudah dibedakan. Kapulaga hijau harganya jauh lebih mahal dari kapulaga putih. Jenis kapulaga ini penggunaannya jauh lebih luas di dunia sehingga harganya mahal. Per Januari 2020, harga kapulaga hijau ada di kisaran harga 900 ribu per kilogram di Indonesia.

Mungkin karena kapulaga dapat digunakan untuk makanan maupun minuman. Pada makanan, kapulaga digunakan sebagai campuran berbagai masakan seperti nasi mandi, briyani, atau kabuli. Sedangkan untuk minuman, dapat digunakan sebagai campuran chai. Jika kapulaga hijau terlalu mahal, bisa digantikan kapulaga putih meski rasanya tidak sama persis.

Baca Juga : Yuk Cari Tahu 9 Manfaat Kapulaga Bagi Kesehatan

Harga kapulaga putih atau kapulaga jawa selama ini lebih stabil dibandingkan kapulaga hijau. Di Indonesia, harga kapulaga putih ada di kisaran 100-200 ribu. Harga kapulaga tergantung pada kualitas bijinya. Untuk produk perusahaan, biasanya sudah melalui sortir ukuran dan kualitas. Selain itu di pasar tradisional, ada banyak kapulaga dijual dengan berbagai kualitas.

4. Manfaat

Kapulaga diklaim sebagai rempah termahal ketiga di dunia, setelah safron dan vanili. Permintaan pasar dunia yang tinggi menandakan begitu banyak manfaat yang bisa diambil dari rempah berbentuk bulat ini. Tidak ada perbedaan kapulaga putih dan hijau yang mencolok dari segi manfaat.

Kapulaga biasa dijadikan campuran bumbu masakan dan minuman. Bisa juga dijadikan obat alternatif untuk beberapa jenis penyakit. Kapulaga biasa digunakan sebagai obat batuk atau asma. Kandungan mentolnya yang tinggi dapat meredakan batuk. Selain untuk obat, kapulaga bsia dijadikan campuran minuman seperti pada wedang uwuh.

Inilah beberapa perbedaan kapulaga putih dan hijau. Jika ingin menggunakannya sebagai bumbu, sebaiknya gunakan kapulaga berbentuk bubuk agar ketika mengonsumsi tidak sengaja memakan biji kapulaga yang rasanya kurang nyaman.

One thought on “Inilah Perbedaan Kapulaga Putih Dan Hijau Dari India

  • 26/07/2021 pada 2:14 pm
    Permalink

    Menarik tapi apa bisa berbuah kapol India d dataran rendah ya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *