Manfaat Propolis Untuk Penderita Kanker

Kanker adalah sekelompok penyakit yang ditandai oleh pertumbuhan yang tidak terkendali dan penyebaran sel-sel abnormal. Ada lebih dari 100 jenis kanker. Dan setiap bagian tubuh dapat terpengaruh.

Manfaat Propolis Untuk Penderita KankerTahukah Anda? Banyak penelitian membuktikan bahwa Propolis mempunyai peran besar dalam melawan aktivitas sel kanker!

Tinjauan dari penelitian tentang propolis dan kanker telah dipublikasikan dalam Journal of Dietary Supplements oleh Dr. Seema Patel dari San Diego State University. Tinjauan Dr. Patel atas semua literatur tentang propolis dan kanker menemukan bahwa propolis memiliki banyak efek biologis termasuk sifat antioksidan dan antikanker. Berbagai penelitian ini telah dilakukan pada hewan dan tabung raksi.

Menurut ulasan Dr. Patel, penelitian yang dilakukan di seluruh dunia telah menunjukkan bahwa Propolis memiliki kemanjuran melawan kanker berikut:

  • Kanker Otak
  • Kanker Kepala dan Tenggorokan
  • Kanker Kulit
  • Kanker Payudara
  • Kanker Hati
  • Kanker Pankreas
  • Kanker Ginjal dan kandung kemih
  • Kanker Prostat
  • Kanker Usus
  • Kanker Darah

Ditemukan bahwa mekanisme dimana propolis mengubah sel kanker melalui cara-cara berikut:

  • Penghambatan matriks metalloproteinase. MMP dianggap memainkan peran utama pada perilaku sel seperti proliferasi sel, diferensiasi, angiogenesis, apoptosis, dan pertahanan daya tahan tubuh .
  • Anti-angiogenesis. Propolis mencegah pertumbuhan pembuluh darah baru ke sel kanker.
  • Pencegahan metastasis. Propolis menghentikan penyebaran penyakit dari satu organ ke organ lain.
  • Penangkapan siklus sel. Propolis membantu menghentikan sel-sel membelah.
  • Induksi apoptosis atau kematian sel terprogram. Propolis membantu sel-sel kanker melakukan bunuh diri.
  • Moderasi efek samping yang diinduksi kemoterapi. Bagi mereka yang menjalani Chemo, propolis mengurangi efek samping atau ‘toksisitas’ dari terapi kemo.

Propolis memiliki sebanyak 300 senyawa di dalamnya yang menunjukkan aktivitas biologis. Komponen-komponen yang menganugerahkan potensi anti-tumor yang paling menjanjikan telah diidentifikasi antara lain:

  • Caffeic Acid Phenethyl Ester atau CAPE
  • Chrysin
  • Artepillin C
  • Nemorosone
  • Galangin
  • Kardanol
  • Quercitin
  • Acacetin
  • Apigenin
  • Asam p-coumaric

Jika Anda menggunakan Propolis untuk itu sifat anti-oksidan atau untuk manfaat anti-kanker, penting bahwa Anda menggunakan produk berkualitas yang memiliki senyawa aktif di dalamnya. Propolis dari berbagai wilayah geografis akan mengandung senyawa yang berbeda dalam jumlah yang berbeda. Propolis berkualitas rendah mungkin tidak memilikinya sama sekali. Dan Propolis Brazil merupakan propolis dengan antioksidan paling kuat di Dunia.

Antioksidan Propolis Dapat Membantu Mencegah Pertumbuhan Tumor

Manfaat Propolis Untuk Penderita KankerDalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Molecular Nutrition and Food Research, para peneliti memeriksa aktivitas antiangiogenik dan antioksidan dari berbagai komponen dari propolis yang tercantum di atas.

Dua komponen propolis, Caffeic Acid Phenethyl Ester, dan Quercetin, memiliki efek penghambatan yang kuat pada pembentukan tabung dan pada proliferasi sel endotel. Artinya adalah bahwa mereka mencegah jaringan pembuluh darah baru dari pembentukan untuk memasok sel-sel kanker dengan darah. Ketika ini terjadi, sel-sel kanker tidak bisa tumbuh menjadi tumor berbahaya. Senyawa ini juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang kuat.

Artepillin C, Galangin, dan Kaempferol juga memiliki aktivitas antiangiogenic dan antioksidan yang kuat. Sebaliknya, acacetin, apigenin, dan pinocembrin memiliki tingkat aktivitas antiangiogenik yang cukup besar, meskipun mereka menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat rendah.

Ekstrak Propolis Memiliki Aktivitas Antikanker

Jurnal Online Reports menerbitkan sebuah studi pada Agustus 2009 di mana propolis diperiksa apakah propolis berbasis Cina dan Brasil dapat mengerahkan aktivitas antikanker di empat garis sel kanker usus manusia.

Dalam tiga dari empat sel, ekstrak propolis baik Cina dan Brasil menyebabkan penghambatan pertumbuhan tergantung dosis yang signifikan. Itu juga mencatat bahwa dalam satu garis sel, ekstrak propolis Cina menginduksi apoptosis (kematian sel kanker) di dalam sel setelah 72 jam perawatan.

Temuan ini jelas menunjukkan bahwa propolis mengandung komponen yang mungkin memiliki aktivitas antikanker. Namun, penelitian tambahan sangat dibutuhkan. Langkah selanjutnya bagi para peneliti adalah melakukan penelitian pada manusia untuk menentukan apakah studi tabung tes ini dapat berhasil direplikasi pada pasien kanker.

Walaupun begitu, hingga saat ini telah banyak masyarakat dunia dengan berbagai keluhan termasuk kanker telah terbantu (berhasil sembuh) melalui pengobatan ekstrak propolis dari berbagai merk propolis terutama propolis brazil. Maka dari itu bagi Anda yang menderita penyakit kanker atau mempunyai riwayat kanker di keluarga Anda, ada baiknya Anda mengkonsumsi propolis untuk solusi kesehatan Anda.

Kini kami perkenalkan Walatra Propolis Brazil dengan kandungan Murni 100% Propolis Brazil yang telah dilengkapi dengan Nano Teknologi. Tidak perlu ragu lagi dengan ekstrak propolis yang satu ini. Selain sudah terbukti khasiatnya, juga sudah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi TR. 153684231. Info lebih lengkap klik Walatra Propolis Brazil

Manfaat Propolis Untuk Penderita Kanker

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.