10 Penyebab Penyakit Stroke Dan Cara Mencegahnya

Stroke merupakan kondisi yang terjadi karena pasokan darah menuju otak terganggu akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Tanpa asupan darah, otak tidak memiliki asupan oksigen dan nutrisi. Sehingga menyebabkan sel-sel sebagian area otak akan mati. Untuk itu ketahui lebih dini penyebab penyakit stroke untuk menurunkan risikonya.

Selain itu, stroke merupakan penyakit nomor satu di Indonesia yang menyebabkan kematian. Selain menyebabkan kematian, stroke juga menyebabkan kerusakan otak permanen.  Sehingga penderitanya bisa mengalami kelumpuhan. Mengetahui penyebab stroke sejak dini bisa menurunkan risiko terkena.

10 Penyebab Penyakit Stroke yang Jarang Diketahui

Gejala yang terjadi ketika seseorang terkena stroke berbeda-beda. Namun gejala yang sering terjadi adalah tungkai mati rasa, wajah terlihat menurun, bicara menjadi kacau. Untuk itu, sebelum terjadi ketahui beberapa penyebab penyakit stroke. Berikut penjelasannya.

1. Hipertensi atau tekanan darah tinggi

Hipertensi atau sering disebut tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama penyakit stroke. Tekanan darah dikatakan tinggi jika di atas rata-rata, yaitu 140/90. Ginjal bermasalah, gaya hidup yang tidak sehat, konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan hipertensi.

2. Memiliki riwayat penyakit jantung

Orang yang memiliki penyakit jantung ternyata menjadi salah satu penyebab penyakit stroke. Jantung yang bermasalah bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke termasuk gagal jantung. Selain itu bisa menyebabkan cacat jantung, infeksi jantung, dan detak jantung yang tidak normal.

3. Merokok

Meskipun sudah diperingatkan akan bahayanya merokok, tidak membuat jera bagi perokok aktif. Padahal kandungan nikotin di dalam rokok bisa menyebabkan tekanan darah naik. Selain itu, asap rokok bisa memicu penumpukan lemak di arteri dan mengentalkan darah sehingga berisiko menjadi penggumpalan darah.

4. Diabetes

Umumnya penderita diabetes akan memiliki penyakit hipertensi sehingga menjadi penyebab penyakit stroke. Penyakit diabetes bisa merusak pembuluh darah sehingga risiko stroke menjadi lebih tinggi. Ketika seseorang mengalami stroke dan kadar gulanya sedang tinggi, maka kerusakan pada otaknya akan lebih berat.

5. Obesitas atau kegemukan

Orang yang memiliki berat badan lebih atau obesitas biasanya memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi. Untuk itu, menjaga berat badan normal juga membantu menurunkan risiko stroke. Bukan hanya menjaga berat badan saja, tapi menjaga asupan makanan yang masuk juga diperlukan.

6. Usia

Setiap manusia memiliki risiko untuk terkena stroke. Bahkan usia bayi juga bisa terkena stroke. Tapi seiring dengan bertambahnya usia, risiko stroke akan meningkat. Apalagi sudah berusia lebih dari 55 tahun. Dan setiap risiko tersebut akan berlipat ganda setiap 10.tahun.

7. Konsumsi obat tertentu

Perlu kehati-hatian ketika konsumsi obat-obatan tertentu. Pasalnya, ada beberapa obat yang bisa menjadi risiko menjadi tinggi penyebab penyakit stroke. Misalnya saja obat pengencer darah, pil KB yang memiliki kandungan estrogen dosis rendah, juga terapi pengganti hormon.

8. Riwayat Keluarga

Risiko terkena stroke menjadi lebih tinggi ketika ada beberapa anggota keluarganya memiliki penyakit hipertensi, diabetes, atau penyakit jantung. Beberapa kasus penyakit stroke disebabkan karena kelainan genetik yang bisa menghambat aliran darah menuju ke otak.

9. Jenis kelamin

Tidak ada yang pernah menyangka jenis kelamin bisa menjadi penyebab penyakit stroke. Laki-laki lebih rentan terkena di usia muda dibandingkan perempuan. Tetapi, perempuan cenderung terkena stroke pada usia lanjut. Dengan kemungkinan lebih kecil untuk pulih dan memiliki risiko meninggal lebih besar.

10. Sleep Apnea

Disebut juga dengan ganguan tidur serius. Gangguan ini menyebabkan kadar oksigen pelan-pelan akan berkurang ketika penderitanya sedang tidur. Akibat kadar oksigen berkurang, semua organ tubuh termasuk otak akan kekurangan suplai oksigen yang cukup. Gangguan Sleep Apnea sangat berbahaya. Karena penderitanya bisa tiba-tiba berhenti bernapas ketika tidur.

Baca Juga : Beginilah 6 Cara Menjaga Kesehatan Telinga Yang Benar

Pengobatan terhadap penyakit stroke tergantung kondisi pasien . Beberapa dokter akan menyarankan minum obat-obatan atau melakukan tindakan operasi. Fisioterapi harus dilakukan agar kondisi pasien bisa berangsur pulih. Selain mencegah berbagai hal yang menjadi sebab penyakit stroke. Lakukan mulai dini gaya hidup sehat.

Panduan Gaya Hidup Sehat

Penyakit stroke bisa dihindari. Ketahui penyebabnya dan mulai menerapkan gaya hidup sehat. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memulainya. Yang pertama adalah menjaga pola makan. Hindari konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung garam dan lemak. Idealnya untuk garam adalah 6 gram atau satu sendok teh perhari. Penuhi gizi dan nutrisinya dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin, protein, dan lainnya.

Selanjutnya melakukan olahraga secara teratur. Selain membuat jantung dan peredaran darah bekerja secara efisien, olahraga bisa menurunkan kadar kolesterol dan menjaga berat badan agar tetap ideal. Merokok juga harus dihentikan. Karena perokok lebih rentan dua kali terkena stroke. Berhenti merokok bisa mengurangi berbagai masalah kesehatan lainnya.

Itulah pembahasan 10 penyebab penyakit stroke. Setiap orang memiliki risiko penyakit stroke. Namun, bisa dihindari jika menerapkan gaya hidup sehat sejak dini. Mulai dari konsumsi makanan sehat sampai rajin berolah raga. Jaga kesehatan karena kesehatan merupakan aset paling berharga. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *