Syarat Penerima Vaksin Pfizer, Minimal Usia 12 Tahun

Vaksin Pfizer sudah masuk banyak negara, termasuk Indonesia yang telah menerima sebanyak 1,5 juta dosis pada Agustus 2021. Pemberian vaksin mengurangi penyebaran Covid-19, sehingga setiap orang yang sudah berusia 12 tahun ke atas harus mendapat suntikan. Namun, apa saja syarat penerima vaksin Pfizer?

Baca juga: Gejala Gagal Jantung yang Perlu Diwaspadai

Salah satu syarat penerima vaksin Pfizer adalah minimal berusia 12 tahun. Akan tetapi, untuk usia 12-17 tahun harus didampingi orang tua yang dibuktikan dengan dokumen Kartu Keluarga (KK). Orang yang sudah berusia 18 tahun ke atas bisa datang secara mandiri apabila belum pernah mendapat suntikan vaksin. Berikut ini adalah syarat lengkap yang perlu Anda ketahui apabila ingin mendaftar untuk program vaksin Covid-19. 

Syarat Penerima Vaksin Pfizer

Jenis vaksin Covid-19 satu ini bekerja dengan cara memberi informasi genetik pada tubuh untuk menghasilkan protein virus atau bakteri. Lonjakan protein ini mirip dengan permukaan virus SARS-Cov-2, yang kemudian memicu respon imun dan antibodi spesifik. Dengan demikian, tubuh akan siap melawan infeksi dari virus corona. 

  • Usia 12-17 tahun didampingi orang tua.
  • Usia 18 tahun ke atas datang secara mandiri.
  • Membawa Kartu Keluarga (KK) saat mendaftar. 
  • Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai warga Indonesia.
  • Belum pernah menerima suntikan vaksin Covid-19.
  • Jika memiliki komorbid, harus menyertakan surat rekomendasi dokter spesialis. 

Selain mengetahui syarat penerima vaksin Pfizer, ada beberapa efek samping yang bisa muncul setelah mendapat suntikan. Akan tetapi gejala-gejala di bawah ini tergolong ringan dan tidak semuanya muncul pada tubuh penerima vaksin Covid-19 karena respon tiap individu bisa berbeda. 

Berdasarkan uji klinis, efek samping vaksin Pfizer bisa muncul tujuh hari setelah menerima suntikan. Pada area yang mendapat suntikan terasa sakit, kemerahan, dan sedikit bengkak. Sedangkan gejala pada tubuh meliputi kelelahan, sakit kepala, demam, dan mual. Berdasarkan informasi dari halaman CDC, efek samping berupa demam dan sakit kepala muncul pada suntikan kedua. 

Apabila Anda mengalami gejala efek samping dari vaksin Pfizer, tidak perlu khawatir karena hanya berlangsung selama beberapa hari dan akan hilang dengan sendirinya. Anda bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri, istirahat yang cukup, dan perbanyak minum air putih. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.