Tag Archives: Aturan Minum Walatra Propolis Brazil

Aturan Pakai Walatra Propolis Brazil

Aturan Pakai Walatra Propolis BrazilAturan Pakai Walatra Propolis Brazil – Dengan berbagai keunggulannya Walatra Propolis Brazil telah menjadi solusi alternatif terbaik masyarakat Indonesia dalam membantu pengobatan berbagai penyakit. Dari mulai penyakit ringan (seperti diare, malaria, tipes, DBD, cacar,  insomnia dll), hingga kronis (penyakit jantung, stroke, kanker, gagal ginjal, penyakit paru kronis, radang otak, lupus, dll). Tidak hanya itu, Walatra Propolis Brazil juga aman dikonsumsi untuk semua kalangan usia termasuk anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui. Walatra propolis juga mempunyai legalitas yang jelas sehingga Anda tidak usah ragu akan keamanan konsumsinya. Kami pastikan Walatra Propolis merupakan obat herbal pilihan terbaik untuk keluarga Anda.

Anda Sudah Membeli Walatra Propolis Brazil Namun Belum Tau Aturan Minumnya?

Berikut ini Petunjuk aturan pakai Walatra Propolis Brazil dan dosis pemakaian yang tepat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ketepatan dalam dosis konsumsi berperan cukup besar dalam proses penyembuhan agar Walatra Propolis bekerja optimal. Untuk itu penting bagi Anda untuk mempelajari dengan teliti cara konsumsi Walatra Propolis Brazil berikut ini.

Aturan Pakai Walatra Propolis Brazil

Walatra Propolis Brazil dikemas dalam bentuk ekstraksi sehingga disarankan untuk dicampurkan dengan 1/4 gelas air putih hangat dan diaduk dengan sendok plastik. Namun, jika ingin diteteskan langsung pada mulut juga dibolehkan. Sangat disarankan diminum ketika perut masih kosong seperti pagi hari sebelum sarapan, sebelum makan siang, sore hari atau sebelum tidur.

  • Untuk Orang Sehat/Pencegahan
    Teteskan Walatra Propolis 4 tetes dan minum  2 kali sehari
  • Untuk Penyakit Ringan
    Teteskan Walatra Propolis 5-10 tetes dan minum  3-4 kali sehari
  • Untuk Penyakit Berat
    Teteskan Walatra Propolis 10-15 tetes dan minum  4-5 kali sehari
  • Untuk Pengobatan luar
    Walatra Propolis boleh langsung dioleskan pada bagian kulit yang mengalami gatal-gatal, bisul, atau luka. Untuk luka yang lebar, Walatra Propolis bisa dicampur dulu dengan air putih.

Ketentuan

* Lakukanlah pengobatan secara rutin dan teratur untuk hasil optimal.
* Dosis propolis dapat ditingkatkan tergantung kondisi penyakit, namun kami pastikan Walatra Propolis tetap aman dikonsumsi dalam dosis tinggi dan jangka panjang.
* Jangan gunakan sendok aduk berbahan stainles/besi karena bisa mengurangi khasiat produk.
* Propolis dapat dikonsumsi berbarengan dengan obat herbal lainnya secara langsung.
* Jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan kimia, walatra propolis brazil juga aman dikonsumsi dengan catatan diberi jarak kira-kira 1-2 jam antara propolis dan obat kimia. Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan bereaksinya zat dalam propolis dengan zat yang ada pada obat kimia sehingga dapat mengurangi khasiat dari propolis.
* Memperbanyak minum air putih sangat disarankan (sekitar 8 gelas) untuk meningkatkan kinerja walatra propolis menjadi lebih sempurna untuk membuang racun-racun serta penyakit yang ditemui dalam tubuh.

Perhatian!
Untuk penyakit mata, Walatra Propolis Brazil tidak disarankan untuk dijadikan obat tetes dan disarankan tetap diminum sebagai obat dalam.

Cara Kerja Walatra Propolis Brazil Pada Tubuh

Aturan Pakai Walatra Propolis BrazilSesaat setelah Anda mengkonsumsi Walatra Propolis, maka propolis akan memasuki sistem pencernaan, dari sinilah Walatra Propolis mulai bekerja. Saat Walatra Propolis memasuki sistem pencernaan, maka unsur-unsur aktif propolis akan diserap oleh usus halus untuk kemudian disebarkan keseluruh tubuh. Adapun pembawa unsur-unsur Walatra Propolis ke seluruh tubuh adalah sel darah merah. Walatra Propolis mempunyai unsur-unsur aktif yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi, anti-inflamasi, anti-aging dan anti-kanker yang akan bekerja meningkatkan daya tahan tubuh secara signifikan sehingga tubuh akan memperbaiki  sekaligus melawan sel yang rusak maupun bibit penyakit, atau unsur negatif lainnya. Tubuh akan “membongkar”, ”menangkap” dan ”melumpuhkan” bibit penyakit, maupun zat yang berbahaya bagi tubuh. Setelah berhasil dilumpuhkan, bibit penyakit  kemudian dibawa beredar di tubuh hingga sampai di sistem pembuangan baik berupa pengeluaran keringat, air seni, maupun buang air besar. Sementara itu sebelum memasuki system pengeluaran zat-zat yang ditangkap dan dilumpuhkan propolis tetapi masih memiliki sifat racun bagi tubuh akan dinetralisir di dalam hati, setelah itu baru dikeluarkan.

Reaksi Tubuh Setelah Konsumsi Walatra Propolis Brazil

Dalam proses pengobatan tentunya akan ada reaksi tubuh terhadap penyakit. Proses ini sering dikenal dengan timbal balik, detoksifikasi (pengeluaran racun), atau reaksi positif. Maka jangan heran jika Anda akan mengalami beberapa gejala seperti berkeringat, beser, mual/diare, mengantuk, gatal-gatal, pegal-pegal, susah BAB, pusing-pusing dll karena beberapa gejala tersebut biasanya akan timbul sebagai reaksi tubuh bahwa obat sedang bekerja.

Hebatnya, ketika terjadi proses detoksifikasi, zat Propolis tidak merusak sel tubuh yang sehat. Selain itu, jika kelebihan dosis tidak akan menimbulkan efek samping, hanya saja sisa kandungan propolis yang tidak dipakai oleh tubuh akan terbuang percuma lewat buang air kecil, dll. Jadi, Propolis sangat aman dalam penggunannya, namun memiliki daya penyembuhan yang luar biasa.

Disclaimer : Hasil positif yang dialami oleh pelanggan dapat berbeda dengan hasil yang Anda dapatkan. Faktor Kondisi tubuh, metabolisme, gaya hidup dan usia mungkin saja dapat berpengaruh pada hasil yang Anda dapatkan.

 

18 May 2018